Riedl Menilai Finishing Masih Kurang
Pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl mengakui bahwa laga antara Timnas Indonesia melawan ASEAN All Stars cukup sulit untuk dimainkan.
"Lapangan tidak terlalu bagus. Ada 10 peluang yang kita punya tetapi tidak menjadi gol. Selain faktor lapangan, penyelesaian akhir yang kurang bagus juga menjadi persoalan kami," kata Riedl usai laga.
Timnas Indonesia sendiri menang tipis 1-0 di laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (11/5) malam. Gol Mushafry di menit 14 menjadi kunci kemenangan skuad Garuda.
"Ada banyak nama baru di tim kita, tapi kami baru berlatih seluruh tim hanya satu hari. Apa yang bisa saya bilang. Saya rasa cukup bagus bisa melihat beberapa pemain muka baru," urai Riedl
Rield juga berharap uang penjualan tiket yang didapat cukup untuk orang-orang yang terkena bencana alam Badai Topan Haiyan di Filipina beberapa waktu lalu. Selain itu pelatih asal Austria ini mengkritik suporter Persija yang dinilai kurang mendukung Timnas Indonesia saat beberapa pemain dari Persib tengah membawa bola.
Puncaknya saat Ferdinand Sinaga memanjat pagar pembatas di samping gawang dekat royal box untuk menghampiri oknum suporter yang terus mengejeknya. Namun tidak sempat terjadi baku pukul karena oknum suporter memilih untuk tidak meladeni emosi Ferdinand.
Ferdinand akhirnya dibawa oleh pihak panpel untuk masuk ke dalam ruang ganti. Ferdinand bukan pemain Persib pertama yang dicemooh oknum suporter. Sebelumnya, oknum suporter juga menyoraki Hariono setiap kali memegang bola.
"Saat Timnas main, kita satu bangsa, anda (suporter Persija) mestinya mendukung kami. Saya tahu itu rivalitas antara suporter Persib dan Persija. Apalagi mereka baru beberapa hari lalu, saya terkejut, ini sesuatu yang baru dari publik dan saya harap ini yang terakhir," tambah mantan Pelatih Vietnam ini.
Ditanya apakah akan menghukum usai melihat aksi Ferdinand Sinaga, Riedl mengatakan kecewa soal provokasi suporter tersebut. "Tapi harusnya Ferdinand bisa bersikap profesional. Saya tidak biasa melihat itu di Indonesia, pernah di negara lain tapi tidak di Indonesia. Ini tidak bisa diterima, saya tidak tahu juga apa yang diucapkan mereka (suporter)," ungkap Riedl.
Sementara itu pembesut Tim ASEAN All Star, Datuk Rajagopal mengaku ia pikir ini laga amal, jadi pemain Timnas Indonesia tidak bermain agresif. "Mungkin mereka tidak mau cedera. Saya tidak bisa menilai permainan Timnas Indonesia secara keseluruhan karena ini bukan pertandingan sebenarnya. Saya lihat mereka (Indonesia), ingin mencoba pemain baru," kata Rajagobal di tempat bersamaan.

Comment