Terkait Tim Transisi, PSSI Tetap Fokus Jalankan Semua Program

By
Updated: Jumat, 08/05/15 00:00
Terkait Tim Transisi, PSSI Tetap Fokus Jalankan Semua Program

PSSI melalui Ketua Umum, La Nyalla M Mattalitti mengatakan tidak tertarik untuk mengomentari 17 nama anggota Tim Transisi bentukan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. La Nyalla menegaskan bahwa PSSI terus fokus dan  terus bergerak secara istiqomah menjalankan semua program yang telah direncanakan.

Seperti diketahui, Menpora mengumumkan 17 nama yang masuk sebagai tim transisi pada Jumat (8/5) malam. 17 nama tersebut adalah FX Hadi Rudiatmo (Walikota Solo), Lodewijk F Paulus (mantan Danjen Kopassus), Ridwan Kamil (Walikota Bandung), Edy Rumpoko (Walikota Batu), Ricky Yacobi (mantan pemain timnas Indonesia), Bibid Samad Rianto (mantan wakil ketua KPK), Darmin Nasution (mantan Gubernur BI), Cheppy T Wartono (anggota DPR dari partai PDI P), Tommy Kurniawan (artis/politisi PAN), Iwan Lukminto(pengusaha), Francis Wanandi (pengusaha), Saut H Sirait (mantan Bawaslu), Andre Darwis (owner Kaskus), Farid Husaini (mantan pengurus PSM Makassar), dan Zuhairi Misrawi (politisi PDIP), Diaz Faizal Malik Hendropriyono (Komisaris Telkomsel), dan Velix W Wanggai (mantan Staf Khusus Presiden SBY bidang Pembangunan dan Otonomi Daerah).

“Sama sekali tidak ada gunanya kami (PSSI) mengomentari tim transisi itu. Jika saya komentari itu, tidak ada untungnya buat saya. Jika tidak saya komentari itu, juga tidak ada untungnya buat saya," kata La Nyalla M Mattalitti, Jumat (8/5).

La Nyalla menambahkan mau ada tim Transisi atau tidak, sama sekali tidak ada pengaruhnya bagi PSSI. "PSSI akan terus berjalan istiqomah dan saya sebagai pemimpin siap menjalankan semua program yang kami buat. Kalau nanti (tim Transisi) bentuk PSSI baru, ya nanti itu anggotanya siapa saja? Terus peserta atau klub yang ikut kompetisi mereka juga darimana? Ini kan aneh,” tambah La Nyalla.

"Saat ini semua perkembangan yang terjadi saya laporkan ke FIFA. Kita ini diberi kesempatan hingga 29 Mei, kalau tidak ya kita kena suspend dari FIFA, dan akibatnya banyak terjadi kerugian bagi kita semua. Yang jelas saya terus berkeinginan ingin bertemu dengan Menpora, dan akan datang ke Kantornya lagi demi kepentingan sepak bola nasional," urainya.

Terkait keinginan Menpora mengulirkan kompetisi di bawah tim Transisi, La Nyalla mengatakan hal itu sulit dilakukan karena semua klub sudah solid dan berkomitmen ingin berkompetisi di bawah PSSI. Apalagi seluruh perwakilan klub QNB League dan Divisi Utama telah melakukan pertemuan dengan LIGA dan PSSI pada hari Rabu (6/5) dan Kamis (7/5) di Jakarta.

“Saya yakin, Liga dan klub-klub anggota PSSI tidak akan mau berkompetisi di bawah tim yang dibentuk oleh Menpora. Dan seperti yang sudah diketahui bersama, jika klub-klub sudah sangat tegas tidak ingin ikut berkompetisi di bawah Tim Transisi,” tutup La Nyalla.