Soal Kostum, Ketua KNVB Minta Maaf

By
Updated: Jumat, 07/06/13 17:56
Soal Kostum, Ketua KNVB Minta Maaf

Ketua Umum Federasi Sepakbola Belanda (KNVB), Michael van Praag meminta maaf terkait permasalahan kostum yang akan dikenakan Indonesia dan Belanda dalam laga persahabatan. Menurutnya, hal tersebut terjadi karena mereka telah melakukan perjanjian dengan pihak promotor.

Seperti diketahui Indonesia yang akan menghadapi Belanda di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (7/6) malam WIB, harus memakai kostum tandang, putih-hijau. Padahal, sebagai tuan rumah Timnas layak mengenakan jersey kandang berwarna Merah-Putih.

"Terkait kostum saya minta maaf. Kami memakai kostum itu karena sudah ada perjanjian dengan promotor. Saya mengetahui di FIFA mempunyai regulasi, bahwa Indonesia berhak memakai warna merah," kata Presiden KNVB, Michael van Praag kepada wartawan di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Jumat (7/6) siang.

Dia pun mengaku, karena ada kesepakatan dengan promotor maka Belanda tidak membawa kostum lain selain warna Oranye. Van Praag juga menyebut, keputusan timnas Belanda untuk mengenakan seragam oranye bukan bermaksud untuk tak mengormati Indonesia sebagai tuan rumah.

"Tidak ada maksud untuk menghina Indonesia. Tapi, karena sudah sepakat dengan promotor maka kami tidak membawa kostum lain. Dan karena kesepakatan dengan promotor, ketika kami ke China pun akan memakai kostum Oranye," tutupnya.