Penjelasan LIGA Kepada Kemenpora

By
Updated: Kamis, 07/05/15 00:00

PT LIGA Indonesia menyampaikan surat kepada Menpora, Imam Nahrawi terkait penolakan LIGA yang tidak bisa memutar kompetisi di bawah tim Transisi bentukan Kemenpora. Surat LIGA dikirimkan ke Menpora pada hari Senin (4/5).

LIGA Indonesia tetap hanya bisa memutar kompetisi di bawah yurisdiksi PSSI. Apalagi tim-tim ISL telah kompak tidak mengikuti kompetisi di bawah Tim Transisi bentukan Kemenpora.

Inilah Poin-Poin LIGA Indonesia kepada Menpora Terkait Kompetisi:

1. Bahwa kompetisi ISL 2015 merupakan kegiatan yang dilaksanakan berdasarkan statuta Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia di mana Liga ditunjuk sebagai operator kompetisi ISL dan Divisi Utama berdasarkan keputusan Kongres Luar Biasa PSSI tahun 2013. Dalam kaitannya dengan implementasi kompetisi terdapat aspek disiplin dan perangkat pertandingan yang merupakan kewenangan PSSI. Berdasarkan hal tersebut maka Liga tak bisa menjalankan kompetisi tanpa persetujuan PSSI.

2. Bahwa aspek legal status Liga adalah perseroan terbatas yang sahamnya dimiliki oleh klub peserta ISL dan PSSI sehingga seluruh keputusan yang dijalankan oleh Liga secara hukum tunduk kepada rapat umum pemegang saham Liga termasuk program kompetisi ISL 2015.

3. Bahwa terhadap lanjutan ISL yang diminta untuk digulirkan kembali pada 9 Mei 2015, Liga menjelaskan secara teknis hal itu tidak bisa dipenuhi karena pelaksanaan training center (TC) tim nasional under-23 yang dipersiapkan untuk mengikuti SEA Games yang akan dimulai pada tanggal 13 Mei.

4. Bahwa Liga menyampaikan kesediaan untuk memberikan penjelasan lebih rinci terkait status dari implementasi kompetisi kepada seluruh pihak sebagai bagian dari upaya mendapatkan solusi dari permasalahan sepakbola Indonesia.