PSSI Bentuk Badan Untuk Verifikasi

By
Updated: Rabu, 06/11/13 14:36
PSSI Bentuk Badan Untuk Verifikasi

PSSI telah membentuk badan verifikasi untuk proses verifikasi yang rencananya digelar November mendatang. 25 klub yang terdiri dari 18 klub Indonesia Super League (ISL) dan 7 klub dari Indonesia Premier League (IPL) akan menjalani proses verifikasi.

“Perwakilan PSSI akan bertemu dengan AFC untuk membicarakan soal masalah aspek-aspek dalam verifikasi klub. Setelah AFC menyetujui apa yang nantinya disodorkan PSSI, baru PSSI akan mensosialisasikannya kepada klub-klub. AFC hanya akan menjadi tim pemantau. Tidak ada anggota AFC dalam proses verifikasi nanti, karena tim verifikasi hanya dari kami sendiri. Badan-badan yang nantinya akan melakukan proses verifikasi pun sudah terbentuk," kata anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Erwin Dwi Budiawan.

Erwin yang juga bertindak sebagai ketua Komite Kompetisi PSSI pun menjelaskan, badan yang nantinya akan melakukan verifikasi juga diikuti oleh perwakilan independen. Dan porsinya pun 50-50 dengan PSSI. Badan independen sendiri bertugas, melakukan verifikasi dari segi legal.

“Pastinya perwakilan pihak independen adalah orang-orang yang punya kapabilitas. Ada yang dari luar PSSI dan ada yang dari dalam PSSI. Karena kalau secara teknis, tidak semua orang bisa mengerti. Tapi di dalam badan itu harus ada yang bisa mengerti dari segi hukum dan akuntansi,” jelas Erwin.

Adapun aspek-aspek yang dimaksud seperti  legal, administrasi, suporting, infrastruktur, dan finansial. Kelima aspek ini dinilai Erwin, menjadi lima aspek standar yang wajib dimiliki klub yang akan berlaga pada unifikasi lagi di tahun 2014 mendatang.

Sementara itu, soal adanya indikasi match fixing atau pengaturan skor dalam playoff IPL beberapa waktu lalu, Erwin tidak melihat masalah itu sebagai gagalnya klub IPL mengikuti proses verifikasi. Apalagi menurutnya, kabar yang berhembus soal adanya pengaturan skor di playoff IPL belum diterima sepenuhnya oleh PSSI.

Selain Semen Padang, enam klub yang lolos dalam playoff IPL seperti Pro Duta, PSM Makassar, Perseman Manokwari, Persepar Palangkaraya, Persijap Jepara, Persiba Bantul tetap akan diverifikasi. Namun bisa saja proses dihentikan, jika memang terbukti bermain dalam pengaturan skor playoff IPL.