Mahesa Jenar Ingin Amankan Tiket 12 Besar

By
Updated: Rabu, 05/06/13 06:00
Mahesa Jenar Ingin Amankan Tiket 12 Besar

Lolos ke babak 12 besar Divisi Utama, Liga Indonesia 2012/2013, tinggal selangkah lagi. PSIS berpeluang meraihnya di Stadion Jatidiri kala menjamu Persitema Temanggung, Rabu (5/6) sore ini.

Misi wajib menang pun dibidik di laga penentuan tersebut. Meski satu poin saja cukup untuk mengantar Mahesa Jenar ke babak 12 besar kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2012/2013, namun pelatih PSIS, Firmandoyo ingin lebih, yakni tiga poin. PSIS ingin memberikan hiburan kepada suporter yang setia mendukung di setiap pertandingan.

”Kami tidak hanya ingin lolos 12 besar, tetapi juga menjadi juara Grup 2. Kemenangan tentu saja harus kami dapatkan saat menjamu Persitema. Mereka mampu menahan imbang PSIS 1-1 di pertemuan pertama. Namun tidak kali ini, kami yang akan memenangkannya,” tutur Firmandoyo.

Ambisi sang nahkoda dibarengi dengan tren positif. Dalam tiga laga terakhir, Imral Usman cs belum tersentuh kekalahan. Apalagi tim kebanggaan warga Kota Semarang juga akan tampil dengan kekuatan terbaik. Semua pemain dalam kondisi prima dan siap tanding, termasuk tiga ekspatriat yakni Addison Alves, Ronald Fagundez, dan Morris Power.

“Penampilan pemain semakin baik. Namun, untuk mengalahkan Persitema, dibutuhkan konsistensi permainan. Itu yang harus diperhatian pemain,” ungkap mantan pelatih tim PON Jateng itu.

Ancaman tuan rumah itu, ternyata tak membuat Persitema keder. Bahkan, pelatih Eko Riyadi siap menunda pesta PSIS ke babak 12 besar. Timnya juga butuh tambahan poin untuk menjauh dari papan bawah klasemen sementara. Saat ini, Persitema berada di posisi delapan dengan 11 poin. Hanya satu tingkat di atas juru kunci Perdikad Depok yang mengoleksi delapan poin.

Karena itu, Eko Riyadi telah menyiapkan startegi khusus agar timnya tidak menjadi lumbung gol tuan rumah. Mereka akan mewaspadai dua striker PSIS yakni Addison Alves dan I Nyoman Sukarja. Keduanya mencatatkan namanya di papan skor saat melawan Persip Pekalongan, beberapa waktu lalu. Selain itu, dia juga akan meredam sihir gelandang Ronald Fagundez yang jadi otak permainan anak-anak asuhan Firmandoyo. Dia meminta Deni Nurdiansyah, Didik Darmadi, dan Eli Nasoka tampil disiplin untuk membatasi ruang gerak Fagundez.

Lebih lanjut Eko Riyadi menyatakan di laga tersebut dirinya hanya akan mengandalkan pemain lokal. Pasalnya, dua legiun asingnya, yakni bek Essomba Serge dan striker Ntolo Arsene, tak bisa diturunkan. Essomba terbelit masalah administrasi, sedangkan Ntolo masih dibalut cedera lutut.

”Kami sudah mengantisipasi absennya mereka. Strategi dan skema khusus telah disiapkan untuk meredam agresivitas tuan rumah. Kami tidak ingin pulang dengan tangan hampa. Karena itu, kami harus bermain sebaik-baiknya,” tandas Eko.